KEBUMEN — Di kawasan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kebumen, kini hadir sebuah ruang edukasi yang menawarkan pengalaman berbeda dalam mengenal sejarah bumi. Bukan sekadar tempat memamerkan koleksi, Galeri Geopark Kebumen mengajak pengunjung menelusuri perjalanan geologi, kekayaan hayati, hingga warisan budaya Kebumen melalui penyajian yang modern dan interaktif.
Sejak memasuki area galeri, pengunjung langsung disambut dengan lorong informasi yang memperkenalkan kawasan Geopark Kebumen. Salah satu daya tarik utamanya adalah peta interaktif yang memungkinkan pengunjung memilih berbagai geosite hanya dengan menekan tombol pada panel digital. Dalam hitungan detik, lokasi geosite beserta jalur menuju destinasi akan ditampilkan, memberikan gambaran sekaligus referensi bagi masyarakat yang ingin menjelajahi kawasan geopark secara langsung.
Perjalanan kemudian berlanjut menuju berbagai zona edukasi yang mengangkat tiga pilar utama UNESCO Global Geopark, yakni Geodiversity (Keanekaragaman Geologi), Biodiversity (Keanekaragaman Hayati), dan Cultural Diversity (Keanekaragaman Budaya). Setiap zona dirancang saling terhubung sehingga pengunjung dapat mengikuti alur cerita mengenai hubungan antara alam, kehidupan, dan budaya masyarakat Kebumen. Beragam media interpretasi digunakan untuk menyampaikan informasi, mulai dari panel grafis, koleksi batuan asli, diorama, dokumentasi sejarah, hingga display tiga dimensi. Penyajian yang komunikatif membuat materi ilmiah terasa lebih mudah dipahami oleh berbagai kalangan, baik pelajar, mahasiswa, peneliti, maupun masyarakat umum.
Pada zona geologi, pengunjung diajak memahami proses terbentuknya bentang alam Kebumen yang menyimpan batuan berusia ratusan juta tahun. Berbagai sampel batuan dari geosite unggulan dipamerkan lengkap dengan penjelasan sederhana yang membantu pengunjung memahami nilai ilmiah kawasan tersebut. Sementara itu, zona budaya menampilkan kekayaan tradisi masyarakat Kebumen melalui visual yang menarik. Berbagai kesenian, kerajinan, kuliner khas, hingga tradisi lokal diperkenalkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan panjang kawasan Geopark Kebumen.
Pengalaman edukasi semakin lengkap melalui zona keanekaragaman hayati yang memperkenalkan flora, fauna, dan ekosistem yang berkembang di kawasan geopark. Replika satwa, informasi habitat, hingga penjelasan mengenai ekosistem pesisir, hutan, dan kawasan karst memperlihatkan bahwa kekayaan Kebumen tidak hanya tersimpan pada lapisan batuannya, tetapi juga hidup dalam keanekaragaman hayati yang terus terjaga.
Salah satu area yang paling menarik perhatian adalah timeline perjalanan Geopark Kebumen. Melalui rangkaian panel kronologis, pengunjung dapat mengikuti perjalanan panjang mulai dari proses pembentukan geopark, pengakuan sebagai Geopark Nasional, hingga pencapaian Kebumen sebagai UNESCO Global Geopark pada tahun 2024. Penyajian visual yang runtut membuat perjalanan tersebut mudah dipahami sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan bumi yang dimiliki Kabupaten Kebumen.
Tidak hanya menyajikan materi edukasi, galeri ini juga menawarkan pengalaman ruang yang nyaman. Penataan interior, pencahayaan, serta sirkulasi pengunjung dirancang agar setiap informasi dapat dinikmati secara bertahap tanpa terasa membingungkan. Pendekatan tersebut menjadikan proses belajar lebih menyenangkan sekaligus menghadirkan pengalaman berkunjung yang berkesan.
Di balik hadirnya wajah baru Galeri Geopark Kebumen, terdapat kontribusi tim kreatif dari WELL ARCHITECT. Konsep interior, tata ruang, serta penyajian edukatif galeri ini dirancang oleh WIGENDI, Junior Civil Engineering WELL ARCHITECT, melalui pendekatan yang memadukan desain interior, interpretasi informasi, pencahayaan, display koleksi, dan teknologi interaktif. Pendekatan tersebut diterapkan untuk menghadirkan ruang yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu membangun pengalaman belajar yang lebih hidup bagi setiap pengunjung.
Bagi WELL ARCHITECT, proyek ini menjadi salah satu contoh bagaimana desain dapat memberikan nilai lebih dari sekadar estetika. Melalui perencanaan ruang yang matang, informasi yang kompleks dapat disampaikan secara lebih sederhana, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Kini, Galeri Geopark Kebumen tidak hanya menjadi ruang pamer, tetapi juga berkembang sebagai pusat literasi kebumian dan destinasi wisata edukasi yang terbuka bagi pelajar, mahasiswa, peneliti, wisatawan, hingga masyarakat umum. Keberadaannya di lingkungan Perpustakaan Daerah semakin memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Lebih dari itu, galeri ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan warisan geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati Kebumen. Sebuah ruang yang mengajak setiap pengunjung untuk memahami bahwa kekayaan alam bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga untuk dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. (ivs/WELL)


