Pakasa Kebumen Hut Ke 6 Pelestarian Budaya Jawa 5 1

Langkah Nyata Pelestarian Budaya Jawa, PAKASA Kebumen Rayakan HUT ke-6 di Lingkungan Kampus

E614380B 321F 445D B26E E226Fd790Eec

KEBUMEN. Suasana khidmat berselimut nuansa adat luhur menyelimuti Kampus Politeknik Piksi Ganesha Indonesia Kebumen, Senin (22/6/2026). Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (PAKASA) Cabang Kebumen secara resmi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 dan menyambut Ulang Tahun PAKASA Punjer yang ke 95 besok bulan November . Melalui tema besar “Menjaga Regenerasi Pelestarian Budaya Nusantara” dan slogan “Mengenal Budaya, Mencintai Warisan, Menjaga Masa Depan”, hajatan akbar ini menjadi tonggak strategis dalam mempererat tali sinergi antara para pelestari tradisi keraton dengan institusi pendidikan formal.
Af3B8167 93C0 4B45 94B7 Cd4Ebddc3Cd6

Acara dibuka dengan anggun lewat petikan vokal lagu daerah oleh Gayu Rosyani Lestari, yang kemudian disusul oleh gemulainya langkah Gita Maheswari yang membawakan Tari Gambyong sebagai penghormatan bagi para tamu. Momen sakral ini terasa kian istimewa berkat kehadiran jajaran pengurus pusat Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang diwakili oleh KP. Siswanto Diningrat selaku Wakil Pangageng Sasana Wilapa, dewan pembina, pakar budaya, serta ratusan civitas akademika.
Pembina PAKASA Kebumen yang juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Tengah, Kanjeng Raden Arya Tumenggung Saiful Rumekso Adinagoro dalam sambutannya menyampaikan sejarah terbentuknya PAKASA Pang Kebumen, dan pentingnya posisi PAKASA pada era saat ini, sebagai penjaga budaya.
9C3C2Aa7 117A 48B5 Bc09 538Dee6D4Bbd

5B46C699 C34D 44Ca 846A 86Bb75Dd6251

Pembina PAKASA Kebumen yang juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Tengah, Kanjeng Raden Arya Tumenggung Saiful Rumekso Adinagoro dalam sambutannya menyampaikan sejarah terbentuknya PAKASA Pang Kebumen, dan pentingnya posisi PAKASA pada era saat ini, sebagai penjaga budaya.
Disela sela acara, Ketua PAKASA Cabang Kebumen, Kanjeng Raden Aryo Panji (KRAP) Arif Priyantoro Reksoningrat, S.Sos., menegaskan komitmen kuat bahwa kebudayaan daerah tidak boleh sekadar menjadi catatan mati di lembar sejarah. Ia menyerukan agar warisan leluhur bertransformasi secara dinamis untuk menyentuh kesadaran generasi muda.
“Budaya bukan warisan statis yang hanya pantas diam di museum, melainkan identitas hidup yang wajib terus mengalir ke generasi penerus. Lewat perayaan usia ke-95 ini, kami ingin memantik kembali keterlibatan anak-anak muda agar nilai-nilai adiluhung Jawa tetap tegak berdiri di tengah gempuran era digital,” ujar KRAP Arif Priyantoro Reksoningrat, S.Sos.
 
1D3Ef2Ce C5A3 4Bec A28D 3062Cd30A7F2

43B58D3E 3B8C 4639 9Dca 647E1Cfb82Ea

Gayung bersambut, komitmen ini mendapat apresiasi hangat dari pihak akademisi. Direktur Politeknik Piksi Ganesha Indonesia Kebumen, Bapak Ari Waluyo, S.ST., M.M., MOS., mengungkapkan rasa bangganya karena lingkungan kampus dipercaya menajdi pusat gerakan pelestarian tradisi ini. Menurutnya, meleburnya nilai kebudayaan ke dalam ekosistem kampus merupakan langkah efektif guna mengasah karakter moral mahasiswa generasi masa kini.

Wujud nyata dari komitmen edukasi tersebut langsung dituangkan dalam dua sesi sosialisasi edukatif yang padat makna. Pada sesi pertama, para peserta diajak menyelami ‘Edukasi Budaya Pusaka Keris’ untuk mengupas tuntas sejarah, filosofi, serta tata cara pemakaian keris luhur nusantara. Sementara pada sesi kedua, perhatian peserta tersedot pada pembahasan ‘Pakaian Pengantin Khas Kebumen’ bersama pakar busana adat, Ibu Sukro Tusmawati, yang menguraikan setiap detail filosofis di balik keindahan busana pengantin lokal.

Sebagai penutup rangkaian acara, prosesi pemotongan tumpeng digelar di atas panggung utama sebagai lambang rasa syukur yang mendalam atas kelancaran dan keselamatan organisasi. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh KP. Siswanto Diningrat diserahkan kepada Pembina PAKASA Kebumen yang juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Tengah, Kanjeng Raden Arya Tumenggung Saiful Rumekso Adinagoro.

Kemeriahan perayaan hari jadi ke-95 ini pun diakhiri dengan sesi foto bersama, mengabadikan kebersamaan yang hangat antara pengurus, sesepuh, dan para pegiat seni tradisi di atas panggung utama. (ivs/WELL)

Langkah Nyata Pelestarian Budaya Jawa, PAKASA Kebumen Rayakan HUT ke-6 di Lingkungan Kampus Read More »

News, Journal