Langkah Nyata Pelestarian Budaya Jawa, PAKASA Kebumen Rayakan HUT ke-6 di Lingkungan Kampus


Pembina PAKASA Kebumen yang juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Tengah, Kanjeng Raden Arya Tumenggung Saiful Rumekso Adinagoro dalam sambutannya menyampaikan sejarah terbentuknya PAKASA Pang Kebumen, dan pentingnya posisi PAKASA pada era saat ini, sebagai penjaga budaya.




Gayung bersambut, komitmen ini mendapat apresiasi hangat dari pihak akademisi. Direktur Politeknik Piksi Ganesha Indonesia Kebumen, Bapak Ari Waluyo, S.ST., M.M., MOS., mengungkapkan rasa bangganya karena lingkungan kampus dipercaya menajdi pusat gerakan pelestarian tradisi ini. Menurutnya, meleburnya nilai kebudayaan ke dalam ekosistem kampus merupakan langkah efektif guna mengasah karakter moral mahasiswa generasi masa kini.
Wujud nyata dari komitmen edukasi tersebut langsung dituangkan dalam dua sesi sosialisasi edukatif yang padat makna. Pada sesi pertama, para peserta diajak menyelami ‘Edukasi Budaya Pusaka Keris’ untuk mengupas tuntas sejarah, filosofi, serta tata cara pemakaian keris luhur nusantara. Sementara pada sesi kedua, perhatian peserta tersedot pada pembahasan ‘Pakaian Pengantin Khas Kebumen’ bersama pakar busana adat, Ibu Sukro Tusmawati, yang menguraikan setiap detail filosofis di balik keindahan busana pengantin lokal.
Sebagai penutup rangkaian acara, prosesi pemotongan tumpeng digelar di atas panggung utama sebagai lambang rasa syukur yang mendalam atas kelancaran dan keselamatan organisasi. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh KP. Siswanto Diningrat diserahkan kepada Pembina PAKASA Kebumen yang juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Tengah, Kanjeng Raden Arya Tumenggung Saiful Rumekso Adinagoro.
Kemeriahan perayaan hari jadi ke-95 ini pun diakhiri dengan sesi foto bersama, mengabadikan kebersamaan yang hangat antara pengurus, sesepuh, dan para pegiat seni tradisi di atas panggung utama. (ivs/WELL)

